Gandeng 3 Perusahaan, PT PLN Bangun Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Kalsel

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Mei 2023 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu. (Dok. Ebtke.esdm.go.id)

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu. (Dok. Ebtke.esdm.go.id)

INFOESDM.COM – PT PLN (Persero) menggandeng tiga perusahaan dalam pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) berkapasitas 70 megawatt (MW) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tiga perusahaan tersebut, yaitu Total Eren S.A., PT Adaro Power, dan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 4 mei 2023 mengatakan proyek PLTB yang dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai itu merupakan sebuah inovasi yang dilakukan PLN Group bersama mitra dalam mengatasi intermitensi pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT).

Baca artikel menarik lainnya di sini: Menkeu Sri Mulyani Hadiri Pertemuan Dewan Gubernur Asian Development Bank di Korea Selatan

Proyek tersebut diharapkan menjadi referensi proyek EBT lain ke depannya.

Pembangkit EBT itu merupakan PLTB pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan teknologi sistem penyimpanan energi baterai atau battery energy storage system (BESS) sebesar 10 megawatt hour (MWh) di Tanah Laut.

Kerja sama tersebut juga ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) yang dilakukan antara Direktur Utama PLN Ddengan Managing Director-Indonesia & CFO APAC Total Eren Romain Pierru, Direktur Utama Adaro Power Dharma Djojonegoro, Direktur Adaro Power Mustiko Bawono, dan Direktur Utama PJBI Amir Faisal di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis 4 Mei 2023.

Sesuai arahan pemerintah, kata Darmawan, PLN terus berkolaborasi dalam mendorong target net zero emission (NZE) pada 2060. Oleh karena itu, potensi angin yang cukup besar di daerah Tanah Laut akan dimaksimalkan pemanfaatannya dengan pembangunan PLTB berkapasitas 70 MW tersebut.

“Dilengkapi dengan teknologi terkini, BESS sebesar 10 MWh, PLTB ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan dan meningkatkan pemanfaatan potensi energi bayu di Indonesia yang mencapai 155 gigawatt (GW),” ujar Darmawan.

Ia juga mengharapkan PLTB Tanah Laut dapat mulai mengalirkan listrik pada 2025 sekaligus mendukung program pemerintah dalam mencapai target bauran EBT.

Pada tahun pertama operasional PLTB Tanah Laut diperkirakan akan menghasilkan sebanyak total 158 gigawatt hour (GWh) energi listrik dan meningkat menjadi 196 GWh di tahun kedua dan seterusnya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Penggunaan energi baru dan terbarukan ini juga akan berkontribusi mengurangi jumlah emisi CO2e sebesar 220.000 ton per tahunnya.

Baca juga: PLN catatkan laba bersih Rp14,4 triliun selama 2022

Sementara itu, Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro mengatakan proyek ini merupakan wujud keseriusan Adaro dalam pengembangan EBT di dalam negeri.

Ia mengakui bahwa pengembangan proyek PLTB itu sejalan dengan arahan pemerintah mendorong transisi energi di Indonesia.

“Penandatanganan PJBTL ini merupakan momen yang berharga bagi Adaro.”

“Tidak hanya karena proyek ini adalah proyek IPP (independent power producer) PLTB pertama yang akan kami bangun, namun juga sebagai wujud keseriusan Adaro untuk terus mengembangkan berbagai sumber energi terbarukan yang andal dan terjangkau,” ucap Dharma.

Hal tersebut sejalan dengan harapan pemerintah yang ingin memastikan bahwa transisi energi di Indonesia dapat menghasilkan energi yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.

Sedangkan, Managing Director-Indonesia & CFO APAC Total Eren Romain Pierru mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kesempatan untuk menunjukkan komitmennya dalam pengembangan PLTB Tanah Laut.

“Kami senang dapat bermitra dengan PLN untuk menyediakan listrik melalui PLTB Tanah Laut yang menunjukkan komitmen dan ambisi kuat Total Eren terhadap pasar energi terbarukan di Indonesia.”

“Total Eren telah menginisiasi pengembangan proyek ini dan kemudian berhasil memenangkan tender yang kompetitif bersama mitra strategis kami, Adaro Power,” kata Pierru.

“Dengan penandatangan PJBTL ini, kami mencapai tonggak baru bersama para mitra kami.”

“Kami sangat menantikan dimulainya pembangunan PLTB Tanah Laut yang akan memasok listrik rendah karbon untuk kepentingan masyarakat di Indonesia,” lanjutnya.

Tahapan konstruksi PLTB Tanah Laut ditargetkan akan dimulai pada awal 2024 dan diperkirakan mencapai commercial operation date (COD) pada 2025.

Setelah beroperasi, PLTB itu diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan dan menambah bauran EBT di Indonesia.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sebelumnya, pengembangan proyek PLTB Tanah Laut telah melalui proses tender yang kompetitif, di mana PLN menetapkan konsorsium Total Eren dan Adaro Power sebagai pemenang tender dan menandatangani letter of intent (LoI) pada 15 November 2022 bersamaan dengan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Dalam rangka meningkatkan portofolio perseroan, khususnya dalam bidang energi terbarukan, PLN telah menugaskan PJBI melalui PT PLN Nusantara Power selaku anak usaha PLN di bidang pembangkitan energi listrik untuk terlibat dalam pengembangan PLTB Tanah Laut 70 MW tersebut.***

Berita Terkait

KSP Moeldoko Tanggapi Permasalahan Gangguan Listrik yang Terjadi di Beberapa Wilayah di Sumatera
Layanan Pendataan Pengguna LPG 3 Kg, Pertamina Siapkan Pencatatan Digital di Pangkalan Per 1 Juni 2024
PT PLN Energi Primer Indonesia Raih Penghargaan Sebagai “The Most Favorite Company in Primary Energy Supply”
PLN Beberkan Kunci Sukses Jaga Pasokan Listrik Selama Momen Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah
Mudik Lebaran 2023. PLN Operasikan 616 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 237 Lokasi
PLN Indonesia Power Operasikan PLTS dengan Total Kapasitas 920 kWp di Kawasan Kota Semarang
PT PLN Tambah 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Pulau Sumbawa, NTB
PLN Dukung Pengembangan Ekosistem, Fasilitasi Pembelian Motor Listrik Melalui Aplikasi PLN Mobile
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 17:35 WIB

KSP Moeldoko Tanggapi Permasalahan Gangguan Listrik yang Terjadi di Beberapa Wilayah di Sumatera

Jumat, 31 Mei 2024 - 19:41 WIB

Layanan Pendataan Pengguna LPG 3 Kg, Pertamina Siapkan Pencatatan Digital di Pangkalan Per 1 Juni 2024

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:21 WIB

PT PLN Energi Primer Indonesia Raih Penghargaan Sebagai “The Most Favorite Company in Primary Energy Supply”

Minggu, 21 April 2024 - 14:45 WIB

PLN Beberkan Kunci Sukses Jaga Pasokan Listrik Selama Momen Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah

Rabu, 3 April 2024 - 03:55 WIB

Mudik Lebaran 2023. PLN Operasikan 616 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 237 Lokasi

Jumat, 5 Mei 2023 - 16:51 WIB

Gandeng 3 Perusahaan, PT PLN Bangun Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Kalsel

Senin, 10 April 2023 - 03:52 WIB

PLN Indonesia Power Operasikan PLTS dengan Total Kapasitas 920 kWp di Kawasan Kota Semarang

Sabtu, 1 April 2023 - 02:23 WIB

PT PLN Tambah 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Pulau Sumbawa, NTB

Berita Terbaru