Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato. (Facebook.com @Katsunobu Kato)

Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato. (Facebook.com @Katsunobu Kato)

JAKARTA – Jepang pada Minggu menyampaikan “keprihatinan serius” terkait potensi dampak akibat kebijakan tarif yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko.

Menteri Keuangan Jepang, Katsunobu Kato, dalam program televisi mengatakan dia “sangat khawatir dengan kemungkinan dampaknya terhadap perekonomian global,” sebagaimana dilaporkan kantor berita Kyodo.

Kato menekankan perlunya melakukan “penilaian menyeluruh” terhadap pergerakan nilai tukar serta prospek kebijakan moneter di AS yang merupakan mitra dagang utama Jepang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu lalu memerintahkan penerapan tarif sebesar 25 persen terhadap impor dari Kanada dan Meksiko, serta tambahan 10 persen untuk barang-barang dari Tion̈gkok..

Kebijakan ini menuai kritik tajam dan ancaman tindakan balasan dari ketiga negara tersebut.

Kanada merespons cepat dengan mengumumkan penerapan tarif balasan sebesar 25 persen terhadap barang-barang impor dari AS.

“Kami harus mengkaji secara cermat bagaimana dampak kebijakan ini terhadap Jepang dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebagai respons,” ujar Kato.

Dia merujuk pada kekhawatiran inflasi yang dapat timbul akibat tarif besar-besaran yang diberlakukan Washington.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

AS Protes, India Tetap Borong Minyak Rusia – Harga Minyak Naik
China dan AS Bahas Penurunan Tarif Strategis di Stockholm, Dunia Menanti
Dari 16 Tim, KB Valbury Tampil sebagai Juara PROPAMI CUP
Ladang Minyak dan Gas di Weizhou Ditemukan Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC
Chevron Diminta Hentikan Operasi Bisnisnya di Venezuela, Presiden AS Donald Trump Beri Waktu Satu Bulan
Sejumlah Negara Batasi Akses ke DeepSeek, Perusahaan Rintisan Asal Tiongkok, Begini Respons Tiongkok
Untuk Pertama Kali, Produksi Minyak Mentah dan Gas Alam Tiongkok Lampaui 400 Juta Ton Setara Minyak
Jimmy Carter Meninggal Dunia, Presiden Tiongkok Xi Jingping Sampaikan Pesan Belasungkawa

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:24 WIB

AS Protes, India Tetap Borong Minyak Rusia – Harga Minyak Naik

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:44 WIB

China dan AS Bahas Penurunan Tarif Strategis di Stockholm, Dunia Menanti

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:06 WIB

Dari 16 Tim, KB Valbury Tampil sebagai Juara PROPAMI CUP

Sabtu, 8 Maret 2025 - 11:59 WIB

Ladang Minyak dan Gas di Weizhou Ditemukan Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC

Kamis, 6 Maret 2025 - 09:17 WIB

Chevron Diminta Hentikan Operasi Bisnisnya di Venezuela, Presiden AS Donald Trump Beri Waktu Satu Bulan

Berita Terbaru