Soal Kemungkinan PDIP Gabung ke Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto, Partai Demokrat Beri Tanggapan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Instagram.com/@agusyudhoyono)

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Instagram.com/@agusyudhoyono)

INFOESDM.COM – Partai Demokrat memberikan tanggapan soal kemungkinan nantinya PDI Perjuangan (PDIP) bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Prabowo mendatang.

Isu PDIP bergabung dengan pemerintahan Prabowo mendatang terdengar santer menjelang pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berharap pertemuan terealisasi sebelum pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertemuan adalah hal yang baik, bagian dari silaturahmi pemimpin bangsa, komunikasi secara intensif sudah dilakukan, tinggal menunggu momentum yang tepat.”

“Tentu saja momentum yang tepat itu diharapkan sebelum pelantikan Pak Prabowo sebagai Presiden,” kata Hasto di Blitar, Jawa Timur, Senin (7/10/2024).

Partai Demokrat Hendaki Kebersamaan dalam Jalankan Peran Membangun Bangsa

Dikutip Hello.id, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nemberikan tanggapannya.

AHY mengatakan tidak mempersoalkan bila nantinya PDIP bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Prabowo mendatang.

Sebab, kata dia, Partai Demokrat fokus menjalankan peran yang akan diamanahkan dalam membangun Indonesia lima tahun ke depan.

“Kalau saya sendiri tidak punya perasaan lain-lain karena kami hanya fokus pada upaya untuk menjalankan peran.”

“Dia pun menekankan bahwa Partai Demokrat menghendaki kebersamaan dalam menjalankan peran membangun bangsa.”

“Sejak awal komitmen kami Partai Demokrat itu ingin berjuang bersama-sama, Alhamdulillah menang bersama-sama, dan setelah itu mengisi,” kata AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Politik Itu Dinamis, PD Dukung Prabowo Subianto, yang Paling Tahu Kebutuhannya

AHY menyerahkan keputusan ihwal bergabung-nya PDIP ke dalam koalisi pemerintahan mendatang kepada presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Tentunya dalam politik ini kan serba dinamis ya, tapi sekali lagi saya tidak melihat ini sebagai sesuatu yang membuat kami tidak fokus”.

“Kami hanya ingin memberikan support secara penuh, kami menyerahkan semuanya kepada bapak presiden terpilih,” ujarnya.

Sebab, dia menyebut selaku presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang paling mengetahui kebutuhan-nya dalam mengejawantahkan visinya membangun Indonesia satu periode ke depan.

“Pertama, yang paling mengetahui ke depan ini seperti apa dan tentunya apa yang ingin dijalankan untuk mewujudkan visi Indonesia Maju seperti yang dikampanyekan oleh Bapak Prabowo, ya beliau sendiri tentunya,” tuturnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Harianekonomi.com dan Infoekonomi.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Halloupdate.com dan Yogyaraya.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Jokowi Sebut Polemik Ijazahnya di Universitas Gadjah Mada Termasuk Pencemaran Nama Baik
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat
Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 Kilogram, Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya
KPK Jelaskan Soal Mantan Menkumham Yasonna Laoly Dicegah ke Luar Negeri di Kasus Harun Masiku
Kementerian dan Lembaga Punya Portofolio Lebih Khusus, CSIS Beri Respons Positif Kabinet Prabowo
Sempat Berbeda Pilihan Tapi Tetap Bersahabat, Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sambut Baik Elit PKS
Muncul di Monas, Gibran Rakabuming Sambut Langsung Kedatangan Jokowi Beserta Ibu Iriana Jokowi

Berita Terkait

Rabu, 16 April 2025 - 14:23 WIB

Jokowi Sebut Polemik Ijazahnya di Universitas Gadjah Mada Termasuk Pencemaran Nama Baik

Selasa, 8 April 2025 - 08:22 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:47 WIB

Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat

Minggu, 9 Februari 2025 - 18:16 WIB

Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 Kilogram, Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya

Kamis, 26 Desember 2024 - 09:21 WIB

KPK Jelaskan Soal Mantan Menkumham Yasonna Laoly Dicegah ke Luar Negeri di Kasus Harun Masiku

Berita Terbaru