PT Pertamina Gas Komitmen Jaga Keandalan Jalur Pipa Transmisi Gas Semarang – Batang Sepanjang 62 Km

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Gamal Imam Santoso. (Dok. Pertagas.pertamina.com)

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Gamal Imam Santoso. (Dok. Pertagas.pertamina.com)

INFOESDM.COM – PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasi pipa gas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I.

Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Minggu. (2/6/2024).

“Kami sebagai operator telah menjalankan pedoman dan prosedur yang ditetapkan.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait keamanan dan keselamatan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Gamal

Penegasan tersebut juga disampaikan Gamal Imam Santoso kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Mohammad.

Di saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di lokasi Onshore Receiving Facility (ORF) Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.

Baca artikel lainnya, di sini: OJK Jawa Barat Sukses Gelar Prakonvensi: Menyongsong RSKKNI Baru di Jasa Keuangan

MWT yang dilaksanakan pada Jumat (31/5/2024) ini dalam rangka peningkatan utilisasi penyaluran gas melalui pipa Cisem kepada konsumen.

Kegiatan tersebut untuk memastikan aspek teknis keandalan peralatan operasional penyaluran gas melalui pipa Cisem.

Baca artikel lainnya, di sini: Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia, Ini Kata Prabowo Subianto

Sebagai bentuk komitmen Pertagas dalam mengedepankan operational excellence serta aspek HSSE (Health Safety Security & Environment).

Gamal berharap MWT akan membantu dalam pengoperasian penyaluran gas kepada masyarakat dan industri.

“Kami siap menerima input dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam pengoperasian.”

“Sehingga sisi teknis operasi akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang kita harapkan ke depannya,” kata dia.

Sementara itu Drektur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Noor Arifin Muhammad mengungkapkan pentingnya aspek keamanan.

Aspek keamanan dalam industri migas menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha migas.

“Semua aspek keamanan harus dilaksanakan mulai dari taraf riset, operasi, hingga monitoring, kita harus selalu cek dan ricek juga memonitor secara terus menerus,” kata Noor Arifin.

Noor mengatakan bahwa salah satu proyek migas yang telah menjalankan standar keamanan yang baik ialah fasilitas penerimaan gas ORF.

“Kita sangat bersyukur dan bangga, tadi kita lihat di ORF Cirebon-Semarang (Cisem) I berjalan cukup baik,” ujarnya.

Pipa Cisem Tahap I, ruas Semarang-Batang merupakan jalur pipa transmisi gas sepanjang 62 km mulai dari Semarang sampai dengan Batang di Jawa Tengah.

Pipa Cisem ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap I.

Gas bumi pipa gas Cisem bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana – Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).

Gas sebagai energi akan diandalkan dalam masa transisi energi, sehingga konsumsinya akan terus meningkat di Indonesia.

Penggunaan gas sebagai bagian dari transisi energi akan berjalan dengan lancar didukung dengan strategi PGN sebagai Subholding Gas Pertamina untuk mengintegrasikan seluruh operasional transmisi.

“Pertagas nantinya diharapkan bisa menjadi pengelola infrastruktur yang makin handal.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Semakin memantapkan peran dalam menyalurkan gas bumi ke seluruh pelosok negeri,” kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi Pertamina Gas Negara (PGN) Harry Budi Sidharta.

Menurut Harry, Pertagas sudah menunjukkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas ORF.

“Ke depan kami harapkan kepercayaan ini bisa berlanjut, sehingga visi kami mengintegrasikan transmisi bisa berjalan dengan baik,” katanya.***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Haibisnis.com dan Kongsinews.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media ekonomi & bisnis lainnya, dapat menghubungi Rilisbisnis.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai perkembangan dunia politik, hukum, dan nasional melalui Hello.id

Berita Terkait

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah
Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards
Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel
Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Empat Penghargaan OSH Asia 2025 Perkuat Posisi Regional Indonesia Timur
Melampaui Target: PHR Buktikan Komitmennya di Blok Rokan
Laode Sulaeman Dilantik Jadi Dirjen Migas, Reformasi Energi Ditunggu

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling

Kamis, 4 September 2025 - 11:24 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru