OJK Hentikan Kegiatan Entitas Ilegal, Termasuk Tindaklanjuti Temuan 155 Platform Pinjaman Online Ilegal

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Mei 2023 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. (Instagram.com/fridericawidyasari)

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi. (Instagram.com/fridericawidyasari)

INFOESDM.COM – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan sampai dengan 30 April 2023, Satgas Waspada Investasi (SWI) menghentikan 15 entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin.

Menurut Friderica, OJK juga menindaklanjuti temuan 155 platform pinjaman online ilegal dengan penghentian kegiatan setiap entitas ilegal.

“Menjelang dan selama momen Ramadhan 1444 Hijriah (H), OJK bersama seluruh anggota SWI dari 12 Kementerian/Lembaga (KL) telah meningkatkan upaya pemantauan dan pemberantasan pinjaman online ilegal dan investasi ilegal untuk mencegah kerugian masyarakat akibat tawaran investasi dan/atau pinjaman online yang tidak berizin,” jelas Friderica dalam siaran pers yang diterima di Jakarta pada Sabtu 6 Mei 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca artikel menarik lainnya di sini: Sejken PDIP Hasto Kristiyanto Tanggapi Pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Surya Paloh

Sementara itu, lanjut Friderica, sejak awal Januari hingga 30 April 2023, OJK telah menerima 94.737 permintaan layanan, termasuk 6.371 pengaduan, 34 pengaduan berindikasi pelanggaran, dan 420 sengketa yang masuk ke dalam LAPS Sektor Jasa Keuangan (SJK).

Dari pengaduan tersebut, sebanyak 3.344 merupakan pengaduan sektor IKNB, 2.994 merupakan pengaduan sektor perbankan, dan sisanya merupakan layanan sektor pasar modal.

Menurutnya, OJK juga terus mengakselerasi program literasi dan keuangan secara masif dalam rangka mendukung pencapaian target inklusi dan literasi keuangan nasional, baik melalui kegiatantatap muka (offline) maupun daring (online) melalui Learning Management System (LMS) dan media sosial.

“Per 31 Maret 2023, OJK telah melaksanakan 332 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 64.668 orang peserta secara nasional.”

“Selain itu, Sikapi Uangmu, sebagai saluran media komunikasi berupa minisite dan aplikasi yang khusus menginformasikan konten terkait edukasi keuangan kepada masyarakat secara digital, telah memublikasikan konten edukasi keuangan sebanyak 135 konten, dengan jumlah pengunjung sebanyak 767.640 viewers per 30 April 2023,” kata Friderica.

Terkait momen Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023, lanjut Friderica, OJK memandang penting kemampuan dan pemahaman pelajar dalam memanfaatkan produk/layanan keuangan sebagai essential life skills, sehingga OJK terus mendorong inklusi keuangan di kalangan pelajar diantaranya melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Sampai dengan Triwulan I tahun 2023 sebanyak 52,08 juta pelajar (82,22 persen) telah memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dan Tabungan Anak dengan total outstanding simpanan Rp25,93 triliun.

Program KEJAR telah diimplementasikan oleh 429 bank peserta di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 71 Bank Umum dan 358 Bank Perekonomian Rakyat/Bank Perekonomian Rakyat Syariah.***

Berita Terkait

Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Akses Publikasi ke Ribuan Media Global dan 175 Media Lokal
Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining
Teknologi Tetap Menarik, Investor Optimis Meski CSA Index Turun
Tren Press Release Galeri Foto Perkuat Branding Dan Transparansi
BUMI Resources Berjuang Tekan Utang, Investor Besar Tetap Tambah Koleksi Saham
Flare Gas Jadi Bahan Bakar Rig, Langkah Hijau Pertamina Drilling
PLN dan Pertamina Bersatu Bangun 19 Pembangkit Geothermal, Danantara Jadi Jembatan
AS Jadi Pemasok Energi Utama Indonesia, Timur Tengah Tak Lagi Monopoli

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 09:45 WIB

Kolaborasi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Akses Publikasi ke Ribuan Media Global dan 175 Media Lokal

Senin, 22 September 2025 - 16:04 WIB

Waspada Modus Penipuan Lowongan Pekerjaan Mengatasnamakan PT Sumbawa Timur Mining

Sabtu, 13 September 2025 - 12:24 WIB

Teknologi Tetap Menarik, Investor Optimis Meski CSA Index Turun

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:18 WIB

Tren Press Release Galeri Foto Perkuat Branding Dan Transparansi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:49 WIB

BUMI Resources Berjuang Tekan Utang, Investor Besar Tetap Tambah Koleksi Saham

Berita Terbaru