NS Aji Martono Optimis, Warrant Terstruktur Menjadi Pilihan Investasi Unggul di Pasar Modal Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 11 Januari 2024 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar :

PROPAMI & IDX Selenggarakan Webinar : "Warrrant Terstruktur sebagai Alternatif Diversifikasi Aset"

INFOESDM.COM – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menyelenggarakan webinar bertajuk “Sosialisasi Warrant Terstruktur Sebagai Alternatif Diversifikasi Aset.”

Acara yang dihelat melalui platform Zoom Meeting tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai Warrant Terstruktur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono, mengungkapkan keyakinan akan potensi Warrant Terstruktur sebagai instrumen vital dalam konteks diversifikasi aset.

Martono menyatakan bahwa dengan semakin kompleksnya pasar modal Indonesia, kehadiran Warrant Terstruktur memberikan peluang baru untuk memaksimalkan keuntungan dan mengelola risiko secara efektif.

Webinar ini menjadi ajang diskusi mendalam mengenai mekanisme, potensi, dan risiko Warrant Terstruktur.

Dibuka langsung oleh Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, yang mengharapkan agar produk produk investasi yang ada di Bursa saat ini, dapat dipahami dan menjadi alternatif pelaku dalam memasarkan produk pasar modal selain investasi saham.

Acara ini dihadiri oleh para pelaku pasar modal yang merupakan anggota PROPAMI dari berbagai wilayah.

Dalam materi presentasi, Ignatius Denny Wicaksono, Kepala Pengembangan Bisnis 2 PT Bursa Efek Indonesia, memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Warrant Terstruktur dapat menjadi instrumen penting dalam meraih kesuksesan investasi.

Peserta diajak untuk memahami secara menyeluruh beragam skenario investasi yang dapat dioptimalkan melalui pemahaman yang matang terhadap Warrant Terstruktur.

Sesi tanya jawab yang dimoderatori Arwani Pranadjaya, Ketua Bidang Syariah dan Alternatif Investasi PROPAMI menjadi sorotan utama, di mana peserta aktif bertanya seputar implementasi Warrant Terstruktur dalam portofolio mereka.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Para pemateri memberikan jawaban jelas dan solutif, menciptakan diskusi interaktif yang memberikan nilai tambah bagi semua peserta.

Dengan suksesnya acara ini, PROPAMI kembali membuktikan komitmennya untuk memberikan wawasan terkini dan relevan kepada para pelaku pasar modal.

Seiring dengan perkembangan pasar modal Indonesia yang semakin pesat, instrumen-instrumen seperti Warrant Terstruktur menjanjikan untuk menjadi pilar penting dalam mengelola investasi secara cerdas dan berdaya saing.

Webinar ini dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Januari 2024, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui platform Zoom Meeting.

Berita Terkait

Masih dalam Tahap Recovery, Sistem Teknologi Informasi PT Indonesia AirAsia Berangsur Normal
Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025, 2 Wamenkeu Bukan Hal Baru
Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto
Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Penerimaan Pajak dan Bukan Pajak pada Semester I – 2024
RSKKNI: Standar Kompetensi Baru untuk Penguatan SDM dan Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan
Sri Mulyani Sebut Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB
Agus Sugiarto: Pengembangan Kompetensi SDM Penting untuk Hadapi Tantangan Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 16:49 WIB

Masih dalam Tahap Recovery, Sistem Teknologi Informasi PT Indonesia AirAsia Berangsur Normal

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:25 WIB

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:29 WIB

Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:25 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Penerimaan Pajak dan Bukan Pajak pada Semester I – 2024

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:37 WIB

RSKKNI: Standar Kompetensi Baru untuk Penguatan SDM dan Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Sri Mulyani Sebut Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:56 WIB

Agus Sugiarto: Pengembangan Kompetensi SDM Penting untuk Hadapi Tantangan Global

Kamis, 4 Juli 2024 - 01:47 WIB

Pelemahan Nilai Tukar: Tantangan bagi Sektor yang Bergantung pada Impor Bahan Baku, Dampak pada Kinerja IHSG

Berita Terbaru