DUBAI, Uni Emirat Arab, 20 Mei 2026 /PRNewswire/ — Lianlian DigiTech Co., Ltd. (Lianlian), penyedia layanan pembayaran digital berbasis AI terkemuka, memperoleh izin usaha penyelenggara jasa pembayaran dari Dubai Financial Services Authority (DFSA), regulator independen di sektor jasa keuangan yang beroperasi di atau melalui Dubai International Financial Centre (DIFC). Berbasis di DIFC, pusat keuangan global di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan (MEASA), izin usaha ini memperkuat kerangka kepatuhan regulasi Lianlian di pasar global, serta menandai transformasi strategi Lianlian di Timur Tengah menuju kantor pusat regional berlisensi.
Dengan bergabung dalam ekosistem keuangan DIFC, Lianlian memperkuat jangkauan operasional di Timur Tengah, serta meningkatkan kapabilitas pembayaran dan penyelesaian transaksi lintasnegara. Lianlian juga bekerja sama dengan berbagai bank lokal guna menghadirkan solusi pembayaran yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan pasar. Dengan demikian, solusi tersebut mendukung kelancaran arus modal regional maupun global. Melalui penyempurnaan sistem transaksi dan setelmen, Lianlian turut memperkuat konektivitas keuangan lintasnegara yang stabil dan efisien bagi perusahaan yang berekspansi ke maupun dari Timur Tengah.
"Timur Tengah merupakan gerbang utama di sektor perdagangan dan keuangan yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika. Izin usaha DFSA merupakan pencapaian penting dalam memperkuat strategi lokalisasi global Lianlian," ujar Emily Zhou, General Manager, Uni Emirat Arab, Lianlian. "Ke depan, kami akan terus mempererat kolaborasi dengan institusi keuangan lokal dan mitra ekosistem guna membangun jaringan pembayaran regional yang lebih tangguh sekaligus mengoptimalkan layanan pembayaran lintasnegara global."
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salmaan Jaffery, Chief Business Development Officer, DIFC Authority, mengatakan: "Kehadiran Lianlian akan memperkuat konektivitas bisnis regional dan global DIFC. Dengan keahlian dalam mengelola transaksi lintasnegara, Lianlian membantu berbagai perusahaan yang membutuhkan infrastruktur setelmen yang efisien dan sesuai regulasi. Lianlian juga semakin memperkuat posisi DIFC sebagai basis utama bagi perusahaan Tiongkok di kawasan MEASA, sekaligus menegaskan status DIFC sebagai salah satu dari lima pusat FinTech terbesar dunia berdasarkan peringkat GFCI."
Langkah Lianlian untuk bertransformasi menjadi infrastruktur keuangan global berbasis AI sejalan dengan ambisi DIFC yang ingin menjadi pusat keuangan AI pertama di dunia.
Setelah meraih izin usaha penyelenggara jasa pembayaran dari DFSA, Lianlian kini mengantongi 68 lisensi resmi di berbagai negara, dan telah mengoperasikan layanan di lebih dari 100 negara. Kehadiran Lianlian di DIFC juga memperluas jangkauan bisnis yang berizin resmi sehingga mempermudah transaksi pembayaran lintasnegara di Timur Tengah, serta memperkuat konektivitas keuangan yang patuh regulasi antara Tiongkok, Timur Tengah, dan pasar global.














