DI SEBUAH ruangan rapat yang sejuk di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), deretan dokumen lelang migas tertata rapi di meja kayu panjang.
Sementara wajah-wajah pejabat dan undangan menampakkan ekspresi penuh antisipasi.
Karena pengumuman hari itu bukan sekadar soal angka investasi, melainkan arah baru bagi sektor hulu migas Indonesia yang lama dianggap berjalan tertatih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd, sebuah korporasi berbasis Asia, akhirnya muncul sebagai pemenang lelang Blok Migas Perkasa di lepas pantai Jawa Timur.
Dengan komitmen pasti senilai 2,25 juta dolar AS atau sekitar Rp37 miliar untuk tiga tahun pertama.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyebut bahwa komitmen tersebut akan mencakup beberapa hal.
Baca Juga:
Yaitu dua studi geologi dan geofisika serta akuisisi data seismik 3D seluas 200 kilometer persegi, ditambah bonus tanda tangan sebesar 300 ribu dolar AS atau sekitar Rp5 miliar.
“Penetapan ini dituangkan dalam SK Menteri ESDM Nomor 87.K/MG.04/DJM/2025 tertanggal 3 September 2025, sekaligus menjadi dasar kontrak lanjutan,” ujar Laode di Jakarta.
Harapan Besar dari Cadangan Migas Perkasa
Blok Migas Perkasa bukan sekadar nama simbolik, melainkan menyimpan potensi nyata berupa 228 juta barel minyak (MMBO) dan sekitar 1,3 triliun kaki kubik gas (TCF).
Di tengah penurunan produksi minyak domestik yang rata-rata di bawah 600 ribu barel per hari, kabar adanya cadangan baru yang bisa diolah membawa secercah optimisme.
Baca Juga:
Lonjakan Nilai Belanja Pasca-Lomba Maraton di Sanya Cerminkan Kebangkitan Tren “Racecation”
Pemerintah memandang blok ini sebagai bagian penting dalam strategi mencapai ketahanan energi.
Terutama saat kebutuhan minyak mentah terus meningkat dan impor kian membebani neraca perdagangan.
“Pemerintah berkomitmen memperbaiki iklim investasi hulu migas melalui peningkatan porsi bagi hasil, fleksibilitas kontrak Cost Recovery maupun Gross Split, hingga kemudahan akses data,” kata Laode.
Lahirnya Blok Baru Bernama Gagah di Sumatera Selatan
Tak hanya mengumumkan pemenang Blok Perkasa, pemerintah juga membuka peluang baru.
Melalui Blok Migas Gagah di Sumatera Selatan yang memiliki luas 1.595,48 kilometer persegi, dengan cadangan sekitar 173 juta barel minyak atau 1,1 triliun kaki kubik gas.
Blok Gagah ditawarkan dengan skema bagi hasil Cost Recovery, disertai komitmen pasti berupa studi geologi-geofisika dan akuisisi data seismik 3D seluas 100 kilometer persegi, dengan bonus tanda tangan minimal 300 ribu dolar AS.
Baca Juga:
Rokid dan Ant International Umumkan Integrasi Fitur Pembayaran Kacamata Pintar
Astronergy Luncurkan ASTRO N7 Pro dengan Performa Berstandar Profesional
Hisense Luncurkan 116UXS and XR10, RGB MiniLED Menuju Era Baru di CES 2026
Berbeda dari blok reguler lain, pemerintah memberi ruang bagi badan usaha atau bentuk usaha tetap.
Untuk mengajukan penawaran langsung tanpa studi bersama, dalam jangka waktu 30 hari kalender, dan periode usulan enam bulan ke depan.
Investor, menurut Laode, bahkan diperbolehkan mengajukan syarat kontrak yang berbeda sesuai kebutuhan, sebuah sinyal bahwa pemerintah mencoba lebih lentur dalam mengelola minat investasi.
Strategi Pemerintah Mendorong Investasi Hulu Migas
Indonesia, sejak lama, menghadapi dilema: cadangan migas yang potensial namun kerap tidak mudah dieksploitasi karena hambatan regulasi, fiskal, maupun kepastian kontrak.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah memangkas kewajiban relinquishment di tiga tahun pertama, memberi jaminan 10 persen First Tranche Petroleum (FTP).
Juga menerapkan harga Domestic Market Obligation (DMO) 100 persen untuk mendorong kepastian investor.
Laode menyebut langkah-langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar insentif sesaat.
“Kami ingin investor merasa lebih aman menanamkan modal di Indonesia,” tuturnya.
Langkah pemerintah ini sejalan dengan tren global, di mana negara-negara produsen energi terus memperbaiki iklim investasi.
Untuk menjaga daya saing, terutama di tengah transisi energi yang mulai menggeser minat pada minyak dan gas.
Tantangan Eksplorasi dan Masa Depan Energi Nasional
Meski penuh harapan, eksplorasi migas di wilayah lepas pantai seperti Jawa Timur atau Sumatera Selatan tidak pernah bebas risiko.
Biaya tinggi, teknologi yang rumit, serta ketidakpastian geologi membuat investasi semacam ini kerap dipandang sebagai taruhan besar.
Namun, bagi pemerintah Indonesia, setiap cadangan baru yang ditemukan adalah amunisi untuk menjaga ketahanan energi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.
Sementara dunia bergerak menuju transisi energi dengan energi terbarukan, Indonesia tetap realistis bahwa minyak dan gas masih akan menjadi tulang punggung energi nasional dalam dua dekade mendatang.
Dalam konteks itu, kehadiran Blok Perkasa dan Blok Gagah tidak hanya menambah portofolio energi, tetapi juga menjadi sinyal bahwa Indonesia masih membuka pintu lebar-lebar bagi investasi hulu migas.
Antara Optimisme dan Realitas Migas Indonesia
Di balik angka-angka dolar dan juta barel cadangan, keputusan pemerintah menetapkan TIS Petroleum sebagai pemenang Blok Perkasa dan membuka Blok Gagah adalah cerita tentang keberanian menarik modal baru di sektor yang kerap disebut sunset industry.
Namun, sunset bisa berarti senja yang indah jika dikelola dengan bijak, atau kegelapan lebih cepat jika kesempatan terbuang percuma.
Pilihan kini berada di tangan pemerintah, investor, dan tentu saja publik Indonesia yang akan merasakan dampak langsung dari setiap keputusan energi yang diambil hari ini.****
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infokumkm.com dan Pangannews.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Harianmalang.com dan Haisumatera.com
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center



















