Kemendag Berikan Sanksi kepada 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji yang Curangi Kuantitas Isi Gas

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memimpin ekspose temuan SPBBE yang kuantitas tabung gas elpiji 3 kilogramnya tidak sesuai. (Dok. Infopublik.com)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memimpin ekspose temuan SPBBE yang kuantitas tabung gas elpiji 3 kilogramnya tidak sesuai. (Dok. Infopublik.com)

INFOESDM.COM – Kementerian Perdagangan memberikan sanksi teguran secara tertulis kepada 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

SPBBE tersebut ditemukan telah melakukan tindakan pengurangan atau tidak sesuai jumlah kuantitas pengisian gas elpiji 3 kilogram (kg).

Hal itu sampaikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) saat memimpin ekpsose temuan SPBBE.

Terkait hasil pengawasan barang dalam keadaan terbungkus (BDKT) tabung gas elpiji 3 kilogram di PT Patra Trading SPBBE Tanjung Priok, Sabtu (24/5/2024).

Zulhas mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengawasan BDKT, telah ditemukan sebanyak 11 SPBBE yang melanggar isi kuantitas gas elpiji tiga kilogram.

SPBBE itu tersebar di daerah Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Purwakarta, Cimahi dan Bandung.

“Kita sudah menemukan 11 SPBBE, baru di cek Jakarta, Tangerang, sebagian Bandung, Purwakarta, Cimahi.”

“Itu sudah ada 11 yang kita temukan yang kuantitasnya, jumlahnya tidak sesuai.”

“Nah oleh karena itu kita berikan sanksi sesuai dengan PP 29 Tahun 2021, pelaku usaha yang tidak sesuai yang mengemas barang tertentu seperti terbungkus yang tidak sesuai ukurannya.”

“Ini kita temukan gas elpiji tiga kilogram isinya tidak sesuai sebanyak 11 titik,” ujar Zulhas saat ekspose gas elpiji yang ditemukan terdapat kekurangan isi di SPPBE Tanjung Priok.

Ia mengungkapkan bahwa terdapat kekurangan isi pada gas elpiji 3 kilogram, yang seharusnya berisi 3000 gram.

Namun setelah pihaknya melalukan pengecekan, terdapat kekurangan isi rata-rata sebanyak 200 sampai 700 gram.

https://infoesdm.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-11

“Siang ini kita berada di lokasi Patra Trading SPPBE Tanjung Priok, kita sudah cek ini elpiji yang tiga kilogram yang sangat diperlukan oleh masyarakat luas.”

“Ternyata setelah kita cek, harusnya masyarakat atau konsumen menerima dengan isi gas tiga kilogram.”

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Setelah dicek isinya ternyata terdapat kekurangan, rata rata kurangnya 200 sampai 700 gram,” ungkap Zulhas.

Mendag Zulkifli melakukan pemantauan secara langsung di tempat pengisian tabung gas elpiji tiga kilogram PT Trading SPBBE Tanjung Priok.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pihaknya juga telah menyita 80 sampel pengecekan tabung gas elpiji tiga kilogram yang tidak sesuai isi kuantitasnya

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang, yang turut hadir mendampingi Menteri Zulhas ikut memberi keterangan.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Ia juga meminta kepada para pelaku usaha SPBBE untuk tertib dalam menjamin kuantitas barang atau gas elpiji yang diproduksi. Hal itu supaya masyarakat tidak dirugikan.

“Agar konsumen tidak dirugikan, kami mengimbau kepada para SPBBE untuk menjual tabung gas elpiji sesuai regulasi yang diatur,” ujarnya.

Bagi pelaku usaha SPPBE yang menjualbelikan barang dalam kemasan isinya tidak sesuai dengan label yang tercantum.

Maka diberikan sanksi teguran tertulis kepada pelaku usaha dalam hal tersebut adalah SPBBE yang telah dicek, hal itu dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021.

“Hasil pengawasan yang telah dilakukan oleh Direktur Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, sesuai PP Nomor 29 Tahun 2021, disebutkan bahwa.”

“Pelaku usaha, mengemas atau membungkus, memproduksi barang dalam keadaan tebungkus, wajib menjamin kebenaran kuantitas yang tercantum dalam kemasan.”

“Nah, setelah dilakukan pengawasan terhadap beberapa sampel oleh pengawas metrologi ukurannya kurang 800 gram pertabung,” ujar Moga.***

.

Berita Terkait

PT Pertamina Hulu Indonesia Ungkap 4 Strategi Dukung Produksi Migas, Salah Satunya Optimalisasi Baseline
Dua dari 5 Temuan Cadangan Gas Terbesar Dunia Ada di Indonesia, Potensi Sumber Daya Gas Bumi Meimpah
Bappenas dan Pertamina Teken PKS, Kembangkan Kebijakan Energi Berkelanjutan untuk Ketahanan Energi
Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya
Kerja Sama Teknologi Pembangkit Lisrik Gas Suar PT Pertamina Hulu Rokan Gandeng PT Aggreko Energi Services
Segera Usut Tuntas, Persoalan Tabung Berkarat dan Isi Tabung Gas LPG Subsidi 3 Kg yang Dicurangi
PT Pertamina Gas Komitmen Jaga Keandalan Jalur Pipa Transmisi Gas Semarang – Batang Sepanjang 62 Km
Banyak Juga Utang Pertamina Patra Niaga, Perlu Keseriuasan Pengelolaan BBM dan LPG Subsidi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 08:00 WIB

PT Pertamina Hulu Indonesia Ungkap 4 Strategi Dukung Produksi Migas, Salah Satunya Optimalisasi Baseline

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:05 WIB

Dua dari 5 Temuan Cadangan Gas Terbesar Dunia Ada di Indonesia, Potensi Sumber Daya Gas Bumi Meimpah

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:12 WIB

Bappenas dan Pertamina Teken PKS, Kembangkan Kebijakan Energi Berkelanjutan untuk Ketahanan Energi

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:56 WIB

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya

Kamis, 6 Juni 2024 - 15:10 WIB

Kerja Sama Teknologi Pembangkit Lisrik Gas Suar PT Pertamina Hulu Rokan Gandeng PT Aggreko Energi Services

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:33 WIB

Segera Usut Tuntas, Persoalan Tabung Berkarat dan Isi Tabung Gas LPG Subsidi 3 Kg yang Dicurangi

Selasa, 4 Juni 2024 - 10:07 WIB

PT Pertamina Gas Komitmen Jaga Keandalan Jalur Pipa Transmisi Gas Semarang – Batang Sepanjang 62 Km

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:36 WIB

Banyak Juga Utang Pertamina Patra Niaga, Perlu Keseriuasan Pengelolaan BBM dan LPG Subsidi

Berita Terbaru