Indonesia Diproyeksikan Susul AS, Duduki Peringkat Pertama Dunia Pembangkit Tenaga Panas Bumi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Maret 2023 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOESDM.COM – Indonesia memiliki kapasitas terpasang panas bumi terbesar kedua di dunia dan sudah dimanfaatkan sebesar 2.175,7 MW, yang mana 9 persen untuk Pembangkit Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Indonesia diproyeksikan akan menyusul Amerika Serikat (AS) yang menduduki peringkat pertama dunia.

Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Muhammad Baron. menyampaikan potensi listrik yang dihasilkan oleh tenaga geotermal dapat mencapai 24 GW

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sshingga tidak menambah beban pemerintah dalam produksi listrik dikarenakan harganya yang kompetitif.

Dia melanjutkan keahlian dalam manajemen reservoir dan keberlanjutan pasokan uap PGEO dibarengi dengan kemitraan bersama mitra bisnis terkemuka dan terkenal memastikan standar operasi yang tinggi.

Selain itu, PGEO unggul dalam O&M (operation and maintenance) melalui penerapan sistem manajemen dan teknologi digital.

“Pekerjaan yang konsisten dengan para ahli independen membuat pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk semua personel O&M,” ujar Baron.***

Berita Terkait

Waduk Disulap Jadi Sumber Energi, Chandra Asri Hadirkan PLTS Terapung
Skema GEEDA PLN Gagal Total, Dua Wilayah Kerja Dicabut ESDM
Energi Panas Bumi Meledak, Tapi Siapa yang Kendalikan Keselamatan?
Nusa Tenggara Timur Hentikan Sementara Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayahnnya
Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan Negara yang Berpengalaman Soal Pengembangan Teknologi Nuklir
PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) Guna Kurangi Limbah Industri
Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri Tegaskan Pertamax dan Produk Lainnya Penuhi Standar dan Spesifikasi
PT Geo Dipa Energi (Persero) Catatkan Pendapatan Sebesar Rp1,16 Triliun, Lebih Besar dari RKAP

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:02 WIB

Waduk Disulap Jadi Sumber Energi, Chandra Asri Hadirkan PLTS Terapung

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:48 WIB

Skema GEEDA PLN Gagal Total, Dua Wilayah Kerja Dicabut ESDM

Senin, 23 Juni 2025 - 15:23 WIB

Energi Panas Bumi Meledak, Tapi Siapa yang Kendalikan Keselamatan?

Selasa, 8 April 2025 - 14:53 WIB

Nusa Tenggara Timur Hentikan Sementara Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayahnnya

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:34 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan Negara yang Berpengalaman Soal Pengembangan Teknologi Nuklir

Berita Terbaru