Capaian Produksi Migas Zona 4 Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Data kinerja menunjukkan produksi 27.460 BOPD dan 541 MMSCFD, sebuah lompatan strategis yang mengurangi impor dan bangun kedaulatan energi.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas operasional di salah satu lapangan PEP Zona 4. Peningkatan produksi hingga 27.460 BOPD diraih berkat dedikasi dan inovasi para insan energi di lapangan. (Dok. PHE)

Aktivitas operasional di salah satu lapangan PEP Zona 4. Peningkatan produksi hingga 27.460 BOPD diraih berkat dedikasi dan inovasi para insan energi di lapangan. (Dok. PHE)

DI USIA Indonesia yang ke-80, semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata.

Di balik kilang dan ladang minyak Sumatra Selatan, para insan energi PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mempersembahkan kontribusi strategis untuk negeri: peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas).

Capaian ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan panjang menuju swasembada energi nasional.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap tetas minyak dan setiap kubik gas yang dihasilkan adalah jawaban atas tantangan ketahanan energi dan upaya mengurangi ketergantungan pada impor.

Produksi Migas Mencatatkan Pertumbuhan Signifikan

Laporan kinerja semester I tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Zona 4 berhasil mencatatkan produksi minyak rata-rata sebesar 27.459,72 barel per hari (BOPD). Sementara untuk gas bumi, produksi mencapai 541,23 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini tidak lepas dari strategi operasional yang efektif dan efisien di seluruh wilayah kerjanya.

Strategi Kolaborasi Dan Inovasi Di Lapangan

Keberhasilan menaikkan produksi ini bukanlah pencapaian yang instan. General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari dedikasi tinggi seluruh tim.

“Melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi lintas fungsi, PEP dan PHE berhasil menjaga stabilitas produksi migas secara berkelanjutan,” ujar Djudjuwanto, Jumat (20/8/2025).

Produksi ini, lanjutnya, menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dari dalam negeri.

Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja yang tersebar luas. Wilayah itu terdiri dari Prabumulih, Limau, Adera, Pendopo, Ramba, Ogan Komering, dan Raja Tempirai. Jaringan operasi ini membentang di 258 desa dan 45 kecamatan.

Kontribusi Nyata Untuk Kemandirian Energi Nasional

Peningkatan produksi migas memiliki makna yang sangat dalam bagi bangsa.

Lebih dari sekadar angka-angka statistik, ini adalah tentang kedaulatan energi. Setiap barel minyak yang dihasilkan mengurangi beban impor negara.

Setiap meter kubik gas yang dialirkan menguatkan fondasi ketahanan energi nasional.

Ini adalah bentuk nyata pengisian kemerdekaan yang dilakukan oleh dunia usaha, khususnya di sektor energi.

Dengan semangat “Energi untuk Negeri”, PEP dan PHE Zona 4 terus berkomitmen. Mereka menjadi garda terdepan dalam menjamin bahwa nyala energi Indonesia tetap bersumber dari dalam negeri.

Sebuah perjuangan kolektif untuk membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang energi.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah
Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards
Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel
Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Empat Penghargaan OSH Asia 2025 Perkuat Posisi Regional Indonesia Timur
Melampaui Target: PHR Buktikan Komitmennya di Blok Rokan
Laode Sulaeman Dilantik Jadi Dirjen Migas, Reformasi Energi Ditunggu

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling

Kamis, 4 September 2025 - 11:24 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru