Banyak Perusahaan Singapura Berminat Investasi di IKN, Termasuk Bidang Transisi Energi Tenaga Matahari

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 April 2024 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. (Dok. Presiden.go.id)

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. (Dok. Presiden.go.id)

INFOESDM.COM – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan mengunjungi Indonesia untuk menghadiri Leaders Retreat Indonesia dan Singapura.

Leaders Retreat Indonesia dan Singapura akan berlangsung di Istana Bogor pada Senin (29/4/2024) mendatang

Dalam agenda pertemuan Presiden Jokowi dan PM Lee, kedua pemimpin akan menelaah 10 tahun kerja sama yang sudah dilakukan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan hal tersebut di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/4/2024)

Retno menyampaikan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan  Menlu Singapura Vivian Balakrishnan terkait Leaders’ Retreat.

Retno mengatakan pada saat Leader’ Retreai  juga memastikan kerja sama dan kontinuitas hubungan baik kedua negara tetap berjalan.

Sejumlah isu akan dibahas, antara lain ketahanan pangan, transisi energi, dan termasuk pembangunan di IKN.

“Karena sudah banyak perusahaan Singapura yang  menunjukkan minat untuk bekerja sama investasi di IKN.”

“Termasuk di bidang transisi energi, khususnya untuk tenaga matahari,” kata Menlu Retno.

Menurut Retno, kunjungan ini merupakan yang terakhir sebelum ia menyerahkan pemerintahan kepada PM yang baru.

Begitu juga dengan Presiden Joko Widodo di mana tahun ini menjadi tahun terakhirnya dalam 10 tahun kepemimpinannya.

Wakil Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, yang akan melanjutkan pemerintahan negara itu, juga turut hadir dalam Leaders’ Retreat.

“Ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia,” kata Retno.***

Berita Terkait

Waduk Disulap Jadi Sumber Energi, Chandra Asri Hadirkan PLTS Terapung
Skema GEEDA PLN Gagal Total, Dua Wilayah Kerja Dicabut ESDM
Energi Panas Bumi Meledak, Tapi Siapa yang Kendalikan Keselamatan?
Nusa Tenggara Timur Hentikan Sementara Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayahnnya
Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan Negara yang Berpengalaman Soal Pengembangan Teknologi Nuklir
PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) Guna Kurangi Limbah Industri
Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri Tegaskan Pertamax dan Produk Lainnya Penuhi Standar dan Spesifikasi
PT Geo Dipa Energi (Persero) Catatkan Pendapatan Sebesar Rp1,16 Triliun, Lebih Besar dari RKAP

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:02 WIB

Waduk Disulap Jadi Sumber Energi, Chandra Asri Hadirkan PLTS Terapung

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:48 WIB

Skema GEEDA PLN Gagal Total, Dua Wilayah Kerja Dicabut ESDM

Senin, 23 Juni 2025 - 15:23 WIB

Energi Panas Bumi Meledak, Tapi Siapa yang Kendalikan Keselamatan?

Selasa, 8 April 2025 - 14:53 WIB

Nusa Tenggara Timur Hentikan Sementara Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayahnnya

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:34 WIB

Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan Negara yang Berpengalaman Soal Pengembangan Teknologi Nuklir

Berita Terbaru