Api Masih Menyala di Sumur Minyak Pertamina Subang, Investigasi Dimulai

Ledakan di Desa Cidahu Subang langsung ditangani oleh tim teknis dan aparat, evakuasi warga sekitar berhasil dijalankan dengan cepat tanpa korban jiwa.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

2. Kobaran api dari sumur migas Subang masih menyala, warga sudah dievakuasi ke tempat aman. (Dok. Video Viral)

2. Kobaran api dari sumur migas Subang masih menyala, warga sudah dievakuasi ke tempat aman. (Dok. Video Viral)

LEDAKAN hebat mengguncang sumur minyak milik PT Pertamina EP di Dusun Cikaret, Desa Cidahu, Subang, Selasa dini hari, 5 Agustus 2025.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB itu memicu kobaran api tinggi yang terlihat dari jarak lebih dari satu kilometer.

Kepanikan warga langsung menyebar, terlebih suara ledakan terdengar begitu keras di tengah keheningan dini hari.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertamina EP, bersama aparat setempat dan BPBD Kabupaten Subang, langsung melakukan evakuasi terhadap warga di radius 500 meter dari lokasi.

“Langkah pertama kami adalah memastikan warga dalam kondisi aman,” kata Sekretaris Perusahaan Pertamina EP, Arya Dwi Paramita.

Penanganan Langsung di Lapangan oleh Tim Tanggap Darurat

Tim HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) Pertamina EP langsung diterjunkan ke lokasi sumur migas Subang Field tersebut.

Satuan pemadam dari Pertamina, TNI-Polri, dan BPBD setempat bekerja keras untuk menanggulangi api yang masih menyala hingga pukul 14.00 WIB.

“Pemadaman berlangsung secara bertahap dan terus dikendalikan, tim bekerja nonstop,” ujar Manager Subang Field Pertamina EP, Tri Agung Prasetyo.

Upaya penutupan aliran minyak dan gas dari dalam sumur tengah diupayakan dengan peralatan tekanan tinggi (high pressure valve).

Selain itu, jalan-jalan di sekitar lokasi ditutup sementara untuk mempercepat lalu lintas tim teknis.

Dugaan Penyebab Ledakan Masih Diselidiki

Hingga artikel ini ditulis, pihak Pertamina EP belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti ledakan.

Namun, dugaan awal mengarah pada tekanan gas berlebih yang terakumulasi di sekitar kepala sumur.

“Saat ini fokus kami masih pada penanganan darurat dan memastikan situasi aman,” jelas Arya.

Tim investigasi internal telah diturunkan, dan SKK Migas juga dikabarkan ikut mengawasi proses pengumpulan data awal.

Proses penyelidikan teknis akan diumumkan kepada publik setelah hasil awal diperoleh.

Ada Dugaan Korban Luka, Tapi Belum Terkonfirmasi

Menurut kesaksian warga, dua pekerja, Asep Andan (luka bakar 80 %) dan Andi Irawan (9 %), mengalami luka serius saat memeriksa pipa gas.

Informasi tersebut belum diverifikasi secara resmi, namun tim medis telah disiagakan di lokasi sejak pagi.

“Kami sudah siapkan posko kesehatan dan ambulans di sekitar titik evakuasi,” kata Kepala BPBD Subang, Hendra Gunawan.

Pemeriksaan menyeluruh masih dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan akibat asap.

BPBD juga membagikan masker untuk warga sekitar dan mengimbau untuk tetap di dalam rumah atau mengungsi sementara.

Energi Nasional Harus Tetap Aman, Evaluasi Menyeluruh Menanti

Ledakan ini menjadi pengingat penting bahwa sektor energi, meskipun vital, tetap memiliki potensi risiko besar yang harus dikelola dengan presisi.

Pertamina EP menyatakan akan melakukan audit menyeluruh terhadap prosedur keselamatan kerja dan pengelolaan sumur migas.

“Kami akan evaluasi penuh, tidak hanya pada lokasi ini, tapi juga di lapangan lain,” ujar Arya dalam konferensi pers.

SKK Migas juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirim tim pengawas teknis untuk memantau langsung proses pemadaman dan mitigasi lanjutan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi sumur dan hanya mempercayai informasi resmi dari instansi pemerintah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga telah menyiapkan bantuan logistik dan pengungsian sementara, jika dibutuhkan dalam skenario terburuk.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infopeluang.com dan Ekonominews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Arahnews.com dan Prabowonews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallokaltim.com dan Apakabarbogor.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Api Sumur Minyak Blora Tak Padam, Warga Kehilangan Nyawa Hingga Tempat Tinggal
Bareskrim Usut Tambang Zirkon Ilegal, Wujudkan Iklim Usaha Tambang yang Adil
Pertamina Terseret Skandal PPT ET: KPK Telusuri Korupsi Investasi
Tersangka Migas Riza Chalid Terpantau di Malaysia, Paspor Sudah Dicabut
Skema Ilegal Tambang Nasional Terungkap: Jaminan Reklamasi Jadi Alat Legitimasi
Upaya Melacak Riza Chalid: Antara Data Malaysia dan Bantahan Singapura
Kasus BBM Merak: Riza Chalid Tersangka, Kejagung Fokus Kerja Sama Internasional
Penegakan Hukum di Sektor Tambang Bisa Jadi Ujian Bagi Reformasi Investasi

Berita Terkait

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:01 WIB

Api Sumur Minyak Blora Tak Padam, Warga Kehilangan Nyawa Hingga Tempat Tinggal

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Api Masih Menyala di Sumur Minyak Pertamina Subang, Investigasi Dimulai

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:58 WIB

Bareskrim Usut Tambang Zirkon Ilegal, Wujudkan Iklim Usaha Tambang yang Adil

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:29 WIB

Pertamina Terseret Skandal PPT ET: KPK Telusuri Korupsi Investasi

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:04 WIB

Tersangka Migas Riza Chalid Terpantau di Malaysia, Paspor Sudah Dicabut

Berita Terbaru