Vision Group Luncurkan “AIDC UPS Lithium Battery Safety White Paper”

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vision Group Luncurkan “AIDC UPS Lithium Battery Safety White Paper”

AIDC UPS lithium battery safety insights for high-density computing scenarios

SHENZHEN, Tiongkok, 30 Januari 2026 /PRNewswire/ — Seiring pesatnya perkembangan akal imitasi (AI), pusat komputasi AI atau AI Computing Center (AIDC) kini menjadi fondasi komputasi generasi baru. Pada saat yang sama, AIDC sangat membutuhkan pasokan daya listrik yang andal. Sebagai unsur vital dari sistem power protection AIDC, baterai litium UPS kini berhadapan dengan risiko keselamatan yang semakin besar.

AIDC UPS lithium battery safety insights for high-density computing scenarios
AIDC UPS lithium battery safety insights for high-density computing scenarios

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjawab tantangan tersebut, Vision Group, penyedia solusi energi cerdas terkemuka di dunia, meluncurkan "AIDC UPS Lithium Battery Safety White Paper". Publikasi ini menganalisis risiko keselamatan utama, serta strategi perlindungan yang praktis untuk skenario komputasi berdensitas tinggi.

Sorotan Utama

Publikasi ini menjelaskan cara kerja AIDC yang berbeda dari pusat data tradisional, serta menilai bahwa desain keselamatan baterai litium UPS saat ini tidak lagi memadai. AIDC sering mengalami lonjakan tegangan listrik dan perubahan beban yang drastis sehingga terus membebani sistem baterai dan secara signifikan meningkatkan risiko keselamatan.

Sorotan utama yang diulas dalam publikasi ini:

1. Analisis risiko keselamatan baterai yang secara spesifik digunakan AIDC, seperti penurunan tegangan, akumulasi panas, serta degradasi sistem yang semakin cepat akibat profil beban listrik yang sangat dinamis.

2. Identifikasi kesenjangan standar keselamatan baterai yang berlaku saat ini sehingga belum sepenuhnya mencakup kondisi pengisian daya jangka panjang (float charging), serta pelepasan daya berkecepatan tinggi dalam skenario AIDC.

3. Solusi keselamatan baterai yang direkomendasikan Vision Group untuk lingkungan berdensitas tinggi dan sangat dinamis:

a. Arsitektur keselamatan cerdas berjenjang 4L (Sel–Modul–Kabinet–Sistem) yang melindungi seluruh rantai sistem.

b. Mekanisme perlindungan kebakaran berlapis pada tingkat sel, modul, dan kabinet.

c. Manajemen menyeluruh dari hulu ke hilir (F2O, Factory-to-Operation), mencakup pengiriman kabinet prefabrikasi dari pabrik, instalasi yang lebih simpel, serta aktivitas operasional dan pemeliharaan yang terstruktur.

4. Arah pengembangan teknologi pada masa depan dan inisiatif industri, termasuk sistem pendingin dengan zat cair, AIOps, dan baterai solid-state, serta standar keselamatan khusus AIDC.

Melalui publikasi ini, Vision Group meningkatkan perhatian publik terhadap standar keselamatan baterai litium UPS untuk AIDC, menyediakan solusi keselamatan yang aplikatif, serta mendukung pengembangan industri komputasi yang berkualitas tinggi. Publikasi AIDC UPS Lithium Battery Safety White Paper dapat diunduh melalui https://www.vision-batt.com/en/white-paper-download.

Tentang Vision Group

Berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Shenzhen, Vision Group merupakan pemimpin pasar solusi energi cerdas di dunia yang berspesialisasi pada baterai UPS untuk pusat data dan infrastruktur digital penting. Memiliki lima pusat riset dan basis produksi di berbagai negara, Vision Group menyediakan solusi baterai UPS yang aman dan andal bagi pelanggan di lebih dari 100 negara, serta menjalin kemitraan jangka panjang dengan penyedia solusi UPS dan kelistrikan global terkemuka seperti Vertiv, Schneider Electric, Eaton, Socomec, dan Delta.

Kunjungi situs Vision Group: https://www.vision-batt.com/en/

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru