Sambut Gembira PPP Gabung Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto: Saya Sangat Utamakan Kolaborasi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Agustus 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto bersama Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto bersama Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

INFOESDM.COM – Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menyambut dengan gembira.

Atas kedatangan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang menyatakan ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

“Saya menerima kedatangan Pak Mardiono, sahabat lama saya, beliau menyampaikan keputusan PPP untuk bergabung dengan koalisi kami,” ujar Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Apakabarindonesia.com, pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa bahagianya karena Mardiono membawa PPP untuk mendukung pemerintahannya yang akan resmi dipimpin pada 20 Oktober mendatang.

“Saya menyambut baik, saya menyampaikan terima kasih dan rasa gembira saya atas nama teman-teman koalisi,” ucap Prabowo.

Prabowo mengutamakan semangat kolaborasi, kerja sama, dan persatuan dari semua unsur di Indonesia.

Dia menginginkan seluruh stakeholder, para pimpinan masyarakat dan politik saling bersatu bekerja sama untuk kepentingan bangsa dan rakyat.

“Kita merasa kerja sama ini sangat besar manfaatnya dan sudah terlihat di banyak daerah kita sudah bersinergi, saya kira begitu,” ujar Prabowo.

Sementara Mardiono mengungkapkan PPP berkeyakinan untuk mendukung pemerintah presiden terpilih, Prabowo.

Agar bisa menjalankan semua program kerja untuk keberlangsungan hidup rakyat dan mempercepat kesejahteraan rakyat.

“Pada pemilu, PPP berada di tempat yang berbeda, tetapi karena itu sudah kita selesaikan dan sudah ada keputusan.”

“Maka maka PPP tidak ada alasan lain yaitu harus mendukung kepada presiden terpilih, yaitu bapak Pabowo Subianto,” ungkap Mardiono.

“Oleh karena itu, PPP berkomitmen akan mendukung dalam pemerintahan di bawah kepemimpinan presiden baru, bapak Prabowo subianto,” imbuhnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Topikpost.com dan Hariansumedang.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Jokowi Sebut Polemik Ijazahnya di Universitas Gadjah Mada Termasuk Pencemaran Nama Baik
MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris
Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat
Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 Kilogram, Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya
KPK Jelaskan Soal Mantan Menkumham Yasonna Laoly Dicegah ke Luar Negeri di Kasus Harun Masiku
Kementerian dan Lembaga Punya Portofolio Lebih Khusus, CSIS Beri Respons Positif Kabinet Prabowo
Sempat Berbeda Pilihan Tapi Tetap Bersahabat, Presiden Terpilih Prabowo Subianto Sambut Baik Elit PKS
Soal Kemungkinan PDIP Gabung ke Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto, Partai Demokrat Beri Tanggapan

Berita Terkait

Rabu, 16 April 2025 - 14:23 WIB

Jokowi Sebut Polemik Ijazahnya di Universitas Gadjah Mada Termasuk Pencemaran Nama Baik

Selasa, 8 April 2025 - 08:22 WIB

MNC Digital Pernah Kerja Sama Properti dengan Perusahaan Kamboja Saat Sufmi Dasco Menjadi Komisaris

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:47 WIB

Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat

Minggu, 9 Februari 2025 - 18:16 WIB

Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 Kilogram, Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya

Kamis, 26 Desember 2024 - 09:21 WIB

KPK Jelaskan Soal Mantan Menkumham Yasonna Laoly Dicegah ke Luar Negeri di Kasus Harun Masiku

Berita Terbaru