INFOESDM.COM – PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasi pipa gas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I.
Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Minggu. (2/6/2024).
“Kami sebagai operator telah menjalankan pedoman dan prosedur yang ditetapkan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait keamanan dan keselamatan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Gamal
Penegasan tersebut juga disampaikan Gamal Imam Santoso kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Mohammad.
Di saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di lokasi Onshore Receiving Facility (ORF) Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.
Baca artikel lainnya, di sini: OJK Jawa Barat Sukses Gelar Prakonvensi: Menyongsong RSKKNI Baru di Jasa Keuangan
Baca Juga:
Yokogawa Luncurkan Industrial Cyber Resilience Center, Perkuat Kesiapan “OT Cyber” di Asia Tenggara
MWT yang dilaksanakan pada Jumat (31/5/2024) ini dalam rangka peningkatan utilisasi penyaluran gas melalui pipa Cisem kepada konsumen.
Kegiatan tersebut untuk memastikan aspek teknis keandalan peralatan operasional penyaluran gas melalui pipa Cisem.
Baca artikel lainnya, di sini: Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia, Ini Kata Prabowo Subianto
Sebagai bentuk komitmen Pertagas dalam mengedepankan operational excellence serta aspek HSSE (Health Safety Security & Environment).
Baca Juga:
SATO Dukung Sistem Manajemen Pasokan Darah Generasi Baru Singapura dengan Teknologi RFID
Antusiasme Global Buka Jalan bagi Ekspansi Baru “Lord of Mysteries”
Gamal berharap MWT akan membantu dalam pengoperasian penyaluran gas kepada masyarakat dan industri.
“Kami siap menerima input dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam pengoperasian.”
“Sehingga sisi teknis operasi akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang kita harapkan ke depannya,” kata dia.
Sementara itu Drektur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Noor Arifin Muhammad mengungkapkan pentingnya aspek keamanan.
Aspek keamanan dalam industri migas menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha migas.
“Semua aspek keamanan harus dilaksanakan mulai dari taraf riset, operasi, hingga monitoring, kita harus selalu cek dan ricek juga memonitor secara terus menerus,” kata Noor Arifin.
Baca Juga:
FileWave Bermitra dengan Kinjo Tech untuk Memperluas Jaringan Mitra di Asia Pasifik
Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya
Noor mengatakan bahwa salah satu proyek migas yang telah menjalankan standar keamanan yang baik ialah fasilitas penerimaan gas ORF.
“Kita sangat bersyukur dan bangga, tadi kita lihat di ORF Cirebon-Semarang (Cisem) I berjalan cukup baik,” ujarnya.
Pipa Cisem Tahap I, ruas Semarang-Batang merupakan jalur pipa transmisi gas sepanjang 62 km mulai dari Semarang sampai dengan Batang di Jawa Tengah.
Pipa Cisem ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap I.
Gas bumi pipa gas Cisem bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (Wilayah Kerja Blora), Long Term Plan (LTP) WK Cepu (Lapangan Cendana – Alas Tua) dan WK Tuban (Lapangan Sumber-2).
Gas sebagai energi akan diandalkan dalam masa transisi energi, sehingga konsumsinya akan terus meningkat di Indonesia.
Penggunaan gas sebagai bagian dari transisi energi akan berjalan dengan lancar didukung dengan strategi PGN sebagai Subholding Gas Pertamina untuk mengintegrasikan seluruh operasional transmisi.
“Pertagas nantinya diharapkan bisa menjadi pengelola infrastruktur yang makin handal.”
“Semakin memantapkan peran dalam menyalurkan gas bumi ke seluruh pelosok negeri,” kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi Pertamina Gas Negara (PGN) Harry Budi Sidharta.
Menurut Harry, Pertagas sudah menunjukkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas ORF.
“Ke depan kami harapkan kepercayaan ini bisa berlanjut, sehingga visi kami mengintegrasikan transmisi bisa berjalan dengan baik,” katanya.***
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Haibisnis.com dan Kongsinews.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media ekonomi & bisnis lainnya, dapat menghubungi Rilisbisnis.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai perkembangan dunia politik, hukum, dan nasional melalui Hello.id



















