Pemerintah Berencana Tiadakan Cukai Etanol untuk Bahan Bakar, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi. (Instagram.com/@greatnusa)

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi. (Instagram.com/@greatnusa)

INFOESDM.COM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan sedang membahas usulan penghapusan cukai untuk etanol.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menyampaikan ketika ditemui di Jakarta, Jumat (3/5/2024).

“Kemarin, pada saat rapat yang tentang (satgas) Merauke itu, yang dari Ditjen Cukai, bea cukai, sudah ada.”

“Pak Askolani (Dirjen Bea Cukai), dia juga mendorong implementasi cukai untuk bahan bakar.”

“Jadi, nanti cukainya nggak diberlakukan gitu untuk etanol (bahan bakar) itu,” ujar Eniya Listiani Dewi.

Dalam kesempatan tersebut, Eniya menegaskan bahwa satgas tersebut berencana hanya meniadakan cukai etanol untuk bahan bakar.

Baca artikel lainnya di sini : Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk, Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air

“Dan kalau bahan bakar nggak ada cukainya, harus ada pengawasan,” ucap Eniya.

Eniya menambahkan bahwa penghapusan cukai tersebut masih dalam tahapan pembahasan dan belum menuai persetujuan.

“Baru usulan di dalam pembahasan itu, dan Bea Cukai tahu itu. Kalau memang mau diberlakukan untuk bahan bakar, berarti harus dibebaskan.”

Baca artikel lainnya di sini : Starlink Sudah Boleh Beroperasi di Indonesia, Penyedia Jasa Telekomunikasi Asal AS Milik Elon Musk

“Tapi saya juga singgung untuk pengawasan,” kata Eniya.

https://infoesdm.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-11

Ketika disinggung mengenai potensi pengurangan biaya produksi bahan bakar bioetanol apabila etanol tidak dikenakan cukai, Eniya mengatakan belum bisa menjelaskan secara rinci.

Sebab, pemerintah masih melakukan pembahasan mengenai biaya pokok produksi (BPP).

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“BPP-nya masih dibahas,” kata dia.

Untuk diketahui, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.*

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah sedang menghitung pengadaan subsidi untuk bahan bakar nabati jenis bioetanol, sebagai salah satu komitmen dalam mengatasi masalah polusi udara.

Pembentukan satgas tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 15 Tahun 2024 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 19 April 2024.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Pasal 1 Keppres Nomor 15 Tahun 2024 menyatakan bahwa dalam rangka percepatan pelaksanaan kegiatan investasi perkebunan tebu terintegrasi dengan industri gula, bioetanol, dan pembangkit listrik biomassa yang memerlukan fasilitasi, koordinasi, dan perizinan berusaha bagi pelaku usaha, dibentuk Satuan Tugas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Pembentukan Satgas ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) serta arahan Presiden Jokowi dalam Rapat Internal tentang Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol pada tanggal 12 Desember 2023.

Satgas diketuai oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan Wakil Ketua Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Halloupdate.com dan Hariansumedang.com  

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Energi Laut Menjadi Solusi untuk Kebutuhan Energi di Daerah yang Sulit Dijangkau oleh Listrik Konvensional
Riki Ibrahim dan Kamaruddin Abdullah Ucapkan Selamat Ulang Tahun Energi Terbarukan Indonesia
Duniaenergi.com Mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-25, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia
Kementerian ESDM Tetapkan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Biodiesel Sebesar Rp12.453 per Liter
Banyak Perusahaan Singapura Berminat Investasi di IKN, Termasuk Bidang Transisi Energi Tenaga Matahari
Termasuk PLTA, Indonesia Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis dalam World Water Forum ke-10 di Bali
Di JIExpo Kemayoran Jakarta, PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2024 akan Digelar dari 30 April sampai 5 Mei 2024
Negara yang Memiliki Kekayaan Alam Terlengkap, Indonesia Harus Bersyukur dengan Transisi Energi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:47 WIB

Energi Laut Menjadi Solusi untuk Kebutuhan Energi di Daerah yang Sulit Dijangkau oleh Listrik Konvensional

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:22 WIB

Riki Ibrahim dan Kamaruddin Abdullah Ucapkan Selamat Ulang Tahun Energi Terbarukan Indonesia

Minggu, 12 Mei 2024 - 07:03 WIB

Duniaenergi.com Mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-25, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:01 WIB

Pemerintah Berencana Tiadakan Cukai Etanol untuk Bahan Bakar, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kamis, 2 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Biodiesel Sebesar Rp12.453 per Liter

Jumat, 26 April 2024 - 13:25 WIB

Banyak Perusahaan Singapura Berminat Investasi di IKN, Termasuk Bidang Transisi Energi Tenaga Matahari

Selasa, 23 April 2024 - 20:29 WIB

Termasuk PLTA, Indonesia Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis dalam World Water Forum ke-10 di Bali

Selasa, 23 April 2024 - 17:28 WIB

Di JIExpo Kemayoran Jakarta, PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2024 akan Digelar dari 30 April sampai 5 Mei 2024

Berita Terbaru