INFOESDM.COM – Urgensi global dalam mengembangkan energi hijau menjadikan panas bumi bisa menjadi kunci dalam mencapai target untuk mengembangkan green economy.

Melalui green energy dan green industry, serta mendukung Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.

Demikian disampaikan oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha, Jumat, 17 Maret 2022.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan sepanjang tahun 2022 konsumsi listrik per kapita di Indonesia

Spanjang tahun 2022 konsumsi mencapai angka 1.173 Kilo Watt hour (KWh), atau naik 4,45 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar 1.123 kWh.

Kemudian, hingga tahun 2022 bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional tercatat 14,11 persen, atau naik 13,65 persen dari realisasi tahun 2021.

Kapasitas terpasang pembangkit listrik di Indonesia mencapai 81,2 Giga Watt (GW) pada 2022, dengan PLTG/GU/MG sebesar 21,6 GW.

Pembangkit listrik EBT sebesar 12,5 GW dengan rincian PLTA sebanyak 6,6 GW, PLTP 2,3 GW, dan bioenergi sebesar 3 GW.***

Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.