INFOESDM.COM – Di hadapan para ulama, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto bercerita mengenai proses bagaimana dirinya membuat buku.
Menteri Pertahanan RI ini mengatakan jika dirinya terus belajar untuk membuat buku yang dapat menarik minat pembaca.
“Saya bikin buku, berapa buku saya buat. Saya bikin buku menurut saya buku itu bagus.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi nggak laku. Saya belajar lagi, bikin buku lagi. Tapi saya belajar sekarang”.
“Bikin buku jangan terlalu njelimet. Bikin buku harus banyak gambarnya,” ucap Prabowo.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Didoakan jadi Presiden oleh Warga Saat Ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanudin
Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Jakarta, Sabtu (2/12/2023).
Baca Juga:
BLUETTI Pamerkan Solusi Energi Inovatif di Ajang 140th Canton Fair
Jungheinrich Luncurkan Forklif Listrik EFG M Generasi Baru di Asia Pasifik
Festival Film Internasional Pemuda Delta Sungai Yangtze 2026 Resmi Dibuka di Ningbo
Lebih lanjut, Prabowo turut mengemukakan alasan dirinya yang ingin berbakti kepada negara.
Ia paham apa yang sedang terjadi kepada bangsa Indonesia dan potensi ancaman yang akan dihadapi di kemudian hari.
Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Salut dengan Rakyat Banten, Sebut yang Tak Mungkin jadi Mungkin
Untuk itu, jika rakyat memberinya mandat, dirinya akan segera bekerja untuk bangsa dan negara.
Baca Juga:
TUMI HADIRKAN GIFTS FOR THE JOURNEY UNTUK MUSIM LIBURAN INI
Ajang World Vocational and Technical Education Development Conference 2026 Dibuka di Tianjin
“Karena itu kita terus berjuang. Saya lihat masalahnya masih sama, ya.”
“Masalahnya adalah kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia,” kata Prabowo.
Mukernas III MUI dihadiri oleh MUI Pusat dan MUI Provinsi di seluruh Indonesia.
Hadir Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Wakil Ketum KH Marsudi Syuhud, Buya Basri Barmanda dan Sekjen Buya Amirsyah Tambunan.***













