INFOESDM.COM – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendesak Pertamina untuk mengaudit seluruh kilang minyak dan depo BBM.
“Belum sebulan Depo Plumpang terbakar, sekarang ledakan terjadi lagi di Kilang Dumai,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, kejadian berulang itu, dapat diduga ada masalah sistemik dalam operasional Pertamina, yang harus dibenahi segera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian ledakan dan kebakaran itu terus berulang di berbagai tempat.
Hal itu disampaikan Eddy terkait meledaknya kilang Pertamina di Dumai, Riau pada Sabtu 2 April 2023 malam.
“Pertamina harus lakukan audit investigasi dan audit keselamatan secepatnya.”
“Bukan hanya pada Plumpang atau Dumai, tapi seluruh kilang dan Depo Pertamina seluruh Indonesia,” katanya menegaskan.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Dia juga meminta Pertamina agar tidak berdalih soal ledakan dan kebakaran di Dumai yang diklaim cepat teratasi.
“Pemadaman cepat penting, tapi pertanyaannya adalah kenapa sampai terjadi ledakan.”
“Siapa yang lalai atau sistem apa yang tidak bekerja hingga meledak. Ini harus ditemukan segera penyebabnya, agar tidak terjadi pada kilang dan Depo Pertamina lain,” katanya menegaskan.
Eddy juga meminta Pertamina untuk bertanggungjawab atas korban luka yang dibawa ke rumah sakit dan warga sekitar Kilang Dumai yang terdampak ledakan ini
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Tanggung jawab penuh Pertamina terhadap korban luka dan rumah warga yang rusak serta plafon masjid yang runtuh akibat ledakan Kilang Dumai ini. Sekali lagi, pastikan tidak ada kejadian serupa terulang,” harapnya.***















