PHE Mulai Kembangkan Potensi Eksplorasi Potensi Geologic Hydrogen di East Sulawesi Ophiolite

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 12 Mei 2024 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (Dok. Phe.pertamina.com)

PT Pertamina Hulu Energi (PHE). (Dok. Phe.pertamina.com)

INFOESDM.COM – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berupaya mengembangkan potensi eksplorasi untuk geologic hydrogen di wilayah timur Indonesia.

PHE memulai untuk penerapan studi G&G potensi geologic hydrogen tersebut di East Sulawesi Ophiolite

Melalui tahapan kick off meeting untuk studi eksplorasi geologic hydrogen atau dikenal dengan natural hydrogen di Sulawesi Opholite yang digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/5/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vice President New Venture PHE Bintoro Wibowo keterangannya di Jakarta, Minggu (12/4/2024).

“Kita bicara bahwa ke depan, ini akan menjadi energi unggulan untuk dunia menuju dekade geologic hydrogen dan net zero emission,” ujar Bintoro.

PHE, lanjut dia, memberikan kepercayaan kepada Universitas Pertamina untuk memimpin studi yang pertama kali akan dilakukan di PHE.

Baca artikel lainnya di sini : Ini 5 Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula, Salah Satunya Bisa Memelihara Kesehatan Tulang

Untuk melihat potensi geologic hydrogen dan melibatkan banyak sekali keilmuan, mulai dari mapping geologi, survei, pengambilan data geokimia serta pengambilan data geofisika yang sangat kompleks dan lengkap.

“Diharapkan bahwa studi ini akan menjadi langkah pertama bagi PHE dan Indonesia untuk mewujudkan hasil atau upaya kita untuk melakukan dan mencari sumber energi bersih di masa depan,” ungkapnya.

Baca artikel lainnya di sini : Wamenaker RI Afriansyah Noor Terima Penghargaan Khusus dari LPA Lubuklinggau

Eksplorasi dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan kinerja perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Eksplorasi untuk menemukan geologic/natural hydrogen akan menjadi salah satu harapan dari Pertamina sebagai greener and cleaner energy.

“Pertamina menyambut adanya research ataupun peluang atau kerja sama dengan semua pihak.”

“Terutama dari pihak akademisi, peneliti maupun dari pihak stakeholder lainnya,” ucap Bintoro.

Adapun, PHE berkolaborasi dengan Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi Universitas Pertamina.

Dan bekerja sama dengan pihak Pusat Survei Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM).***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Emitentv.com dan Infofinansial.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah
Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards
Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel
Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Empat Penghargaan OSH Asia 2025 Perkuat Posisi Regional Indonesia Timur
Melampaui Target: PHR Buktikan Komitmennya di Blok Rokan
Laode Sulaeman Dilantik Jadi Dirjen Migas, Reformasi Energi Ditunggu

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling

Kamis, 4 September 2025 - 11:24 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru