PGN Groundbreaking Proyek Jaringan Pipa Gas Sepanjang 352,8 Km di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 Maret 2023 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PGN Subholding Gas mulai bangun jargas 352 km di Bintaro Tangsel. (Dok. Pertamina.com)

PGN Subholding Gas mulai bangun jargas 352 km di Bintaro Tangsel. (Dok. Pertamina.com)

INFOESDM.COM – PT PGN Tbk, selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero), mulai pembangunan atau groundbreaking proyek jaringan pipa gas (jargas) sepanjang 352,8 km untuk rumah tangga, usaha kecil dan komersial di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Selasa 14 Maret 2023.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 14 Maret 2023, mengatakan pembangunan pipa tersebut dilakukan secara bertahap dengan pertama adalah pipa induk sepanjang 36,3 km menuju regulating system (RS).

Pipa induk itu bertekanan menengah (0,4-4 barg) dengan diameter 180 mm.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pipa distribusi bertekanan rendah (kurang dari 0,4 barg), yang dibangun dari RS ke pelanggan sepanjang 315,9 km.

Artikel ini dikutip dari media online Hallotangsel.com, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih.

PGN menargetkan perluasan jargas di Tangerang Selatan menjangkau 35.749 sambungan rumah, 203 pelanggan kecil dan 38 komersial.

“Pipa backbone dan pipa distribusi diharapkan terbangun sesuai waktu yang ditentukan yaitu selesai Juni 2023. Kesiapan infrastruktur pipa diikuti dengan gas bumi yang akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan berbagai sektor,” ujarnya.

Menurut Achmad, pembangunan jargas mengutamakan keamanan, kebersihan dan estetika pekerjaan.

Ia mengharapkan pekerjaan berjalan lancar dan tanpa kecelakaan kerja.

Mengingat selama konstruksi membutuhkan galian tanah di sekitar fasilitas umum maupun lingkungan perumahan warga, PGN juga memberikan sosialisasi teknis konstruksi jaringan pipa kepada warga.

“Kami menyediakan personel yang dedicated, bertanggung jawab atas pekerjaan, dan memiliki perizinan terhadap perangkat kerja.”

“Bertanggung jawab dalam hal ini adalah patuh terhadap peraturan pengelola kawasan Bintaro serta undang-undang yang berlaku,” ujarnya.

PGN juga melakukan sosialisasi cara berlangganan jargas, yang dapat dilakukan secara online melalui situs web www.pgas.id.

Pengembangan jaringan gas juga didukung melalui kerja sama dengan pengelola kawasan Bintaro, PT Jaya Real Property, terutama dalam penempatan infrastruktur gas di fasilitas umum, fasilitator perizinan yakni RT dan RW, pengamanan infrastruktur gas bumi dari pihak ketiga, dan lainnya.

“Mudah-mudahan kami dapat terus membangun terutama di wilayah-wilayah dekat jalur pipa gas.”

“Pembangunan ini pun tetap mengedepankan kaidah teknis proyek dan dari sisi investasi diharapkan dapat memenuhi kaidah keekonomian,” ujar Achmad.***

Berita Terkait

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah
Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards
Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel
Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Empat Penghargaan OSH Asia 2025 Perkuat Posisi Regional Indonesia Timur
Melampaui Target: PHR Buktikan Komitmennya di Blok Rokan
Laode Sulaeman Dilantik Jadi Dirjen Migas, Reformasi Energi Ditunggu

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Lelang Migas 2025: TIS Petroleum Kuasai Blok Perkasa, Pemerintah Tawarkan Blok Gagah

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Pertamina Drilling Perkuat Tata Kelola Dengan 3 Gelar TOP GRC Awards

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Dari Lapangan Tua ke Rekor Baru, Produksi PHR Zona 4 Sentuh 30 Ribu Barel

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Sumur Baru Adera Field Hasilkan 2.045 BOPD Lewat Batch Drilling

Kamis, 4 September 2025 - 11:24 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru